√Kucing Setelah Vaksin©

Diposting pada

Memiliki kucing peliharaan di rumah jelas merupakan hal yang menyenangkan. Kucing adalah binatang lucu yang bisa dilatih. Ada banyak jenis kucing yang bisa dikawinkan. Bahkan kucing liar di jalanan juga dapat dirawat jika kita tahu bagaimana cara melakukannya, misalnya dengan menjinakkan anak kucing liar yang bisa kita lakukan.

Cara-Perawatan-Kucing-Setelah-Vaksin-dengan-Baik

Tidak hanya kucing liar yang perlu divaksinasi, tetapi jenis kucing pada umumnya juga harus divaksinasi. Karena ada beberapa manfaat vaksin kucing yang dapat membantu kesehatan kucing yang kita pelihara. Bahkan setelah kucing menerima vaksin, kucing ini masih membutuhkan perawatan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika berencana untuk memberikan vaksin kepada kucing yang kita pelihara:


1. Jangan memberikan vaksin kepada kucing hamil

Vaksinasi tidak dianjurkan diberikan pada kucing hamil. Kucing yang sedang hamil atau menyusui juga tidak diizinkan menerima vaksin. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika selama kondisi ini si kucing diberi vaksin.


2. Berikan vaksin saat kucing sehat

Tujuan utama dari vaksin itu sendiri adalah untuk memberikan kekebalan pada tubuh kucing. Bukan berarti vaksin ini adalah obat yang dapat menyembuhkan penyakit yang diderita kucing. Jika kucing terus mengembangkan penyakit, cobalah untuk merawat kucing yang sakit tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter alih-alih memberikan vaksin. Jika vaksin diberikan kepada kucing yang kurang sehat, hal itu dapat menyebabkan kucing bukannya tertular penyakit.

Baca Juga : Ciri-Ciri Kucing Anggora


3. Berikan vaksin sejak usia 8 hingga 9 minggu

Durasi menyusui anak kucing adalah sekitar 8 hingga 9 minggu. Pada usia ini, susu yang diterima oleh anak kucing dapat memberikan perlindungan dan kekebalan terhadap anak kucing. Namun, setelah periode menyusui anak kucing selesai, kucing yang dirawat kami harus divaksinasi.

Baca Juga Artikel Lainnya :  √Ciri-Ciri Kucing Mau Melahirkan©

4. Kucing menjadi lambat setelah vaksin

Beberapa efek dapat terjadi setelah pemberian vaksin pada kucing. Salah satunya adalah kucing menjadi lesu. Namun, kita tidak perlu terlalu khawatir karena ini biasanya tidak terjadi terlalu lama untuk dipahami. Jika kucing, setelah divaksinasi, mengalami kelesuan panjang dan kekhawatiran, cobalah cara-cara untuk merawat kucing yang sakit ringan yang dapat dipraktikkan di rumah.


5. Kucing tidak punya nafsu makan

Jika kucing merasa kurang nafsu makan atau tidak nafsu makan setelah divaksinasi, itu juga hal yang wajar terjadi. Perhatikan kondisi kucing kita setelah divaksinasi. Yang penting dan penting untuk diperhatikan adalah tidak semua kegiatan atau kegiatan berlangsung lama atau hanya sementara.


6. Kucing tidak bisa pergi jauh

Setelah kucing menerima vaksin, sebaiknya jangan bepergian jauh. Situasi setelah vaksin dapat membuat kucing lesu dan lemah. Sehingga setelah divaksinasi, lebih baik membiarkan kucing beristirahat di rumah.

Baca Juga : Kucing Hamil Muda


7. Berikan vaksin secara berkala

Pemberian vaksin kepada kucing tidak hanya dilakukan saat kucing berusia 8 hingga 9 minggu. Namun, bahkan kucing yang tumbuh besar juga membutuhkan kekebalan untuk tubuh mereka. Karena itu vaksinasi ini harus diberikan secara teratur.


8. Vaksinasi tidak berarti keamanan 100%

Dengan melakukan vaksinasi ini, ia meningkatkan sistem kekebalan kucing. Namun, ini tidak membuat kucing 100% bebas penyakit. Kucing selalu memiliki kemungkinan penyakit. Itu tidak masalah dan tidak menyebabkan kematian. Ada juga ciri-ciri kucing yang stres yang bisa kita ketahui sehingga tidak salah untuk berpikir bahwa kucing yang kita pelihara itu sakit


9. Kucing itu bengkak

Setelah vaksinasi, kucing juga dapat membengkak setelah injeksi. Namun, itu tidak akan berlangsung lama, jadi kita hanya perlu memantau durasi pembengkakan.

Baca Juga Artikel Lainnya :  √Cara Memotong Kuku Kucing©

10. Durasi vaksin mulai bekerja

Ketika kucing divaksinasi, vaksin tidak langsung bekerja. Vaksin ini perlu waktu untuk memberikan kekebalan pada tubuh kucing. Sebagian besar vaksin mulai meningkatkan kekebalan kucing dalam 5 hari setelah vaksinasi.

Baca Juga : Cara Mengobati Kucing Flu


11. Efektivitas vaksinasi

Efektivitas vaksinasi saat diberikan kepada kucing memang tergantung. Berbagai metode pemberian vaksin dapat menghasilkan efek kekebalan yang berbeda. Untuk jenis vaksin yang disuntikkan, cobalah untuk tidak masuk ke bagian-bagian penting seperti mulut, hidung dan mata.


12. Tanpa perawatan

Kucing yang telah divaksinasi sebaiknya tidak dirawat sekitar 2 minggu sebelumnya. Ini dilakukan agar kucing tidak mengalami stres juga. Memiliki anak kucing di rumah tentu harus tahu cara merawat anak kucing dengan benar sehingga bayi dapat memenuhi kebutuhannya.


13. Vaksin yang lebih baik

Di antara berbagai jenis vaksin yang diberikan kepada kucing, yang terbaik adalah jenis vaksin yang dapat menghasilkan kekebalan lebih cepat dan dapat bertahan lebih lama, yaitu jenis vaksin hidup. Vaksin jenis ini lebih direkomendasikan daripada jenis vaksin lainnya.


Catatan:

Pemberian vaksin ini memang baik untuk kucing pendamping kita. Karena itu, pemberian vaksin ini harus dianggap sebagai waktu, tempat, dan jenis yang sesuai dengan kebutuhan kucing yang kita pelihara. Karenanya, kucing pendamping kami memiliki kekebalan yang baik dan tidak rentan terhadap penyakit.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “13 Cara Perawatan Kucing Setelah Vaksin dengan Baik

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Share this: